Gubernur Melki Laka Lena Buka Pameran Pembangunan NTT, Momentum Bangkitkan Kepedulian untuk Korban Gempa Flores
KUPANG, 16 Agustus 2026 — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena secara resmi membuka Pameran Pembangunan Provinsi NTT 2026, Sabtu (16/8/2026), di arena pelataran Hotel Harper Kupang.
Pameran pembangunan tahun ini mengusung tema “Peduli Bencana Gempa Flores”. Tema tersebut dipilih sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat NTT terhadap warga di Pulau Flores yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan duka cita, simpati, dan empati kepada seluruh masyarakat Flores yang menjadi korban bencana.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Nusa Tenggara Timur di luar Pulau Flores, saya menyampaikan duka cita, simpati, empati dan kepedulian yang sangat tinggi kepada seluruh masyarakat di Pulau Flores yang mengalami kejadian gempa bumi,” ujar Melki.
Menurutnya, gempa tersebut memberikan dampak yang tidak kecil bagi masyarakat di sejumlah wilayah Flores. Karena itu, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan terus bergerak melakukan penanganan tanggap darurat.
Sejak pagi, Pemerintah Provinsi NTT bersama Forkopimda, TNI, Polri, BMKG, Basarnas, pemerintah kabupaten, serta berbagai pihak lainnya terus berkoordinasi memastikan penanganan terhadap masyarakat terdampak berjalan dengan baik.
Pemerintah Siapkan Dukungan Kebutuhan Dasar
Gubernur Melki mengatakan, pemerintah telah mengambil langkah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, seperti makanan, minuman, tenda dan selimut, dapat terpenuhi.
Ia bahkan meminta masyarakat yang berada di wilayah terdampak untuk dapat memanfaatkan kios atau tempat usaha masyarakat setempat apabila kebutuhan tersebut belum dapat dipenuhi pemerintah secara langsung.
“Kalau masyarakat membutuhkan makanan, minuman, tenda dan selimut, sementara belum cukup disediakan pemerintah, silakan berkoordinasi dengan pemilik kios yang ada di seluruh wilayah terdampak. Kebutuhan itu dapat digunakan masyarakat dan nantinya akan dihitung serta dibayar oleh pemerintah,” tegasnya.
Menurut Melki, kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mempercepat penanganan tanggap darurat dan memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan kebutuhan dasar.
Besok Gubernur Tinjau Langsung Lokasi Bencana
Gubernur juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama Forkopimda dan Ketua DPRD NTT akan turun langsung ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Flores.
Rencananya, rombongan akan menuju Ruteng, Kabupaten Manggarai, untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan penanganan tanggap darurat berjalan optimal.
“Besok kami akan menuju Ruteng dan berbagai lokasi bencana untuk memastikan penanganan berjalan dengan baik,” katanya.
Melki menyebutkan bahwa berdasarkan laporan sementara hingga Sabtu malam, korban terdampak paling besar berada di Kabupaten Manggarai, disusul Manggarai Timur dan sejumlah wilayah lainnya di Flores.
Pemerintah Provinsi NTT juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Pameran Pembangunan Jadi Wadah Solidaritas
Di tengah suasana perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Gubernur Melki menegaskan bahwa Pameran Pembangunan NTT tidak hanya menjadi ajang menampilkan hasil pembangunan dan potensi daerah.
Pameran ini juga diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong seluruh masyarakat NTT terhadap saudara-saudara mereka yang sedang menghadapi bencana di Flores.
“Saya minta dengan hormat kepada seluruh yang hadir di tempat ini, kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur yang ada di tempat ini dan di mana saja, kita tunjukkan bahwa Flores adalah bagian dari kita yang ada di Timor, Sumba dan kabupaten kepulauan lainnya. Flores harus bangkit dengan dukungan kita semua,” tegasnya.
Untuk mendukung gerakan solidaritas tersebut, panitia telah menyediakan tempat donasi di sekitar lokasi pameran. Donasi akan dikumpulkan setiap hari dan diumumkan kepada publik sebagai bentuk transparansi serta pertanggungjawaban selama pelaksanaan pameran.
Hampir 600 UMKM Meriahkan Pameran
Selain menjadi ajang promosi pembangunan daerah, Pameran Pembangunan NTT 2026 juga melibatkan hampir 600 pelaku UMKM.
Gubernur mengajak masyarakat untuk mendukung para pelaku UMKM dengan membeli dan menggunakan produk-produk lokal yang dipamerkan.
“Saya berharap kita semua mendukung hampir 600 UMKM yang ada di tempat ini. Barang-barang yang dijual UMKM kita beli, kita gunakan dan kita pakai dalam keseharian. Saya juga berharap UMKM dengan caranya dapat memberikan dukungan bagi masyarakat yang terdampak gempa Flores,” ujarnya.
Melki menambahkan, pameran pembangunan merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi masyarakat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkenalkan berbagai potensi NTT kepada Indonesia dan dunia.
Namun, dalam suasana perayaan kemerdekaan tahun ini, semangat pembangunan tersebut juga harus berjalan bersama kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi bencana.
Semangat Kemerdekaan dan Gotong Royong
Menutup sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena mengajak seluruh elemen masyarakat NTT untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai kesempatan memperkuat persatuan dan kepedulian.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra dan pihak yang telah mendukung pelaksanaan Pameran Pembangunan NTT 2026, termasuk instansi vertikal, TNI, Polri, tokoh agama, pelaku UMKM, serta berbagai pihak lainnya.
“Selamat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dengan semangat kemerdekaan ini, mari kita tunjukkan kepedulian melalui berbagai cara. Sekurang-kurangnya dengan berdoa, dan dengan kemampuan masing-masing kita membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa Flores,” pungkasnya.
Pameran Pembangunan Provinsi NTT 2026 diharapkan tidak hanya menjadi etalase pembangunan dan potensi daerah, tetapi juga menjadi simbol solidaritas, kepedulian dan gotong royong masyarakat NTT untuk membantu Flores bangkit dari bencana.





LEAVE A REPLY