KUPANG, DETIK45 || 15 Agustus 2026 — Sebanyak 613 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut memeriahkan Pameran Pembangunan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026.
Pameran yang berlangsung di Kota Kupang, Sabtu (15/8/2026), menjadi momentum penting untuk menampilkan berbagai potensi pembangunan dan produk unggulan daerah sekaligus memberikan ruang promosi bagi pelaku UMKM di NTT.
Ratusan UMKM tersebut menghadirkan beragam produk lokal, mulai dari makanan dan minuman olahan, hasil pertanian dan perkebunan, kerajinan, tenun ikat, fesyen, hingga berbagai produk ekonomi kreatif lainnya.
Kehadiran 613 UMKM dalam pameran tersebut menunjukkan besarnya potensi ekonomi masyarakat NTT. Para pelaku usaha tidak hanya menjadi peserta pameran, tetapi juga membawa identitas, kreativitas, serta kekayaan sumber daya lokal yang menjadi kekuatan ekonomi daerah.
Pelaku UMKM Maria, yang ditemuai Media ini, saat pembukaan pameran, mengatakan kehadirannya di lokasi pameran berharap jualanya bisa dibeli pengunjung, untuk menambah penghasilan ekonomi rumah tangga.
Pameran pembangunan dalam momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81 juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat produk-produk unggulan dari berbagai wilayah di NTT. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang pemasaran dan kerja sama baru bagi para pelaku UMKM.
Pemerintah dan berbagai pihak terkait diharapkan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan UMKM, khususnya dalam peningkatan kualitas produk, kemasan, legalitas usaha, pemasaran digital, akses permodalan, dan perluasan pasar.
Dengan mengusung semangat kemerdekaan, Pameran Pembangunan NTT menjadi salah satu wadah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong produk lokal agar semakin dikenal dan mampu bersaing di tingkat nasional.
613 UMKM yang berpartisipasi menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan juga tumbuh melalui kreativitas, kemandirian, dan perjuangan masyarakat dalam membangun ekonomi Nusa Tenggara Timur.





LEAVE A REPLY