Home Pendidikan Gurubot Hadir di Kupang, Teknologi AI Jadi Asisten Guru Dongkrak Literasi dan Numerasi

Gurubot Hadir di Kupang, Teknologi AI Jadi Asisten Guru Dongkrak Literasi dan Numerasi

101
0
SHARE
Gurubot Hadir di Kupang, Teknologi AI Jadi Asisten Guru Dongkrak Literasi dan Numerasi

Kupang, DETIK45  || Aplikasi Gurubot berbasis Artificial intelligence (AI) diluncurkan, untuk mendongkrak literasi dan numerasi di Kupang, sebagai upaya mendongkrak literasi dan numerasi peserta didik.

“Masih banyak siswa yang rajin membaca, tapi tidak memahami apa isinya. Jadi mereka hanya membaca saja,” jelas Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernezt Ludji saat membuka kegiatan Gurubot Awareness Seminar, di Hotel Kristal Kupang, Selasa (1/9/2026).

Ernest, menambahkan bahwa rendahnya peringkat Indonesia dalam literasi dan numerasi, yakni berada di posisi 70 dari 80 negara, menjadi tantangan besar dunia pendidikan.

“Kami menyambut baik kehadiran Gurubot. Aplikasi ini diharapkan menjadi solusi dan asisten bagi guru, bukan pengganti. Dengan sistem pembelajaran yang personal dan berbasis game, guru dapat memantau progres siswa dan memberikan intervensi tepat,” ujar Ernezt.

Plt. Kadis Pendidikan Kota Kupang Ernezt Ludji, berharap, jika kolaborasi dengan tim Gurubot, Skilvul, dan Yayasan Daya Kreasi Anak Bangsa dapat berjalan berkelanjutan.

Target kita bersama, literasi dan numerasi di Kupang meningkat. Ke depan, Indonesia bisa masuk 10 besar dari atas,” harap Ernezt. Sebelumnya, Program Director Yayasan Daya Kreasi Anak Bangsa, Amanda Simanjuntak mengakui peringkat literasi dan numerasi Indonesia masih rendah.

Dalam sesi materi yang dibawakan Indah Febryyani, S.Pd, M. Ed, mengatakan Guru sebagai lini terdepan dalam membentuk karakter dan wawasan anak di sekolah, harus memiliki skill dan menguasai teknologi dalam berinovasi.

Pengetahuan yang mencakup numerasi dan literasi menjadi kunci untuk mengembangkan inovasi dan teknologi yang berdaya guna bagi siswa didik.

Kepada 50 guru yang hadir, Indah Febryyani menawarkan berbagai alat bantu guru untuk membaca dan

merespon kebutuhan belajar siswa dengan cara;

Mengatasi keterlambatan asesmen;

Membantu memahami perbedaan siswa; Mendukung pembelajaran yang lebih inklusif dan terpersonalisasidan Membantu guru mengambil keputusan mengajar.